Berupaya Lunasi Utang Agunan, Pelukis Asal Sleman Jual Karya Lewat Media Sosial

Photo Author
Siti Nurjanah, Ibenews
- Kamis, 16 April 2026 | 07:20 WIB

Pelukis asal Sleman, Suhardiyono Kibar, menempuh jalur kreatif dengan menjual karya lukisannya di media sosial demi melunasi utang bank dan mencegah lelang aset. (Instagram/@maestro_kibar)
Pelukis asal Sleman, Suhardiyono Kibar, menempuh jalur kreatif dengan menjual karya lukisannya di media sosial demi melunasi utang bank dan mencegah lelang aset. (Instagram/@maestro_kibar)

iBenews.id - Seorang pelukis senior berusia 76 tahun asal Sleman, Yogyakarta, Suhardiyono Kibar, menjadi perhatian publik setelah kisah perjuangannya mempertahankan aset keluarga viral di media sosial.

Melalui akun Instagram @maestro_kibar, Suhardiyono memilih memasarkan karya lukisannya secara mandiri guna melunasi kewajiban finansial di perbankan.

Persoalan ini bermula dari tanah warisan keluarga yang dijadikan agunan bank sejak akhir 2024, Meskipun Suhardiyono mengaku tidak menikmati dana pinjaman tersebut secara langsung, ia kini dihadapkan pada risiko kehilangan rumah dan tanah akibat tunggakan utang.

Baca Juga: Gaya Panggung G-Dragon di Coachella 2026 Viral, Kenakan Outfit dari Chanel hingga Chrome Hearts

Diketahui bahwa lembaga perbankan terkait telah memberikan skema keringanan untuk mencegah proses lelang aset.

Suhardiyono diwajibkan melakukan pembayaran sebesar Rp400 juta pada bulan April ini sebagai syarat penangguhan lelang.

Guna memenuhi target nominal tersebut, sang pelukis aktif menawarkan berbagai portofolio karyanya kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Kasus Chat Grup Bermuatan Pelecehan di FH UI, 16 Mahasiswa Diberhentikan dari IKM dan Jalani Sidang

Strategi yang dipilih Suhardiyono adalah dengan menjual hasil olah seninya daripada meminta bantuan atau donasi secara langsung.

Karya-karya yang dipasarkan mayoritas merupakan lukisan potret tokoh-tokoh berpengaruh, baik dari skala nasional maupun internasional.

Langkah ini mendapat dukungan dari netizen yang turut menyebarkan informasi mengenai kondisinya.

Selain fokus pada penjualan karya, pihak keluarga dan pendamping juga memberikan peringatan kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Suhardiyono Kibar di platform media sosial lain. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mohammad Noviyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X