iBenews.id - Sutradara Joko Anwar secara resmi membuka kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan aset visual serta identitas merek dari proyek film terbarunya, Ghost in the Cell.
Melalui pernyataan yang dibagikan di akun Instagram pribadinya, Joko Anwar mengizinkan penggunaan elemen-elemen tersebut untuk keperluan produksi dan penjualan merchandise tanpa kewajiban membayar royalti.
Meskipun akses aset diberikan secara cuma-cuma, pihak pembuat film menekankan agar para pelaku usaha tetap bertindak secara bertanggung jawab.
Baca Juga: Cegah Nyamuk Masuk Rumah dengan 5 Tanaman Hias Cantik Ini, Alami dan Minim Risiko!
Penggunaan aset tersebut wajib mengikuti ketentuan Term of Use yang telah disediakan melalui tautan resmi di profil media sosial sang sutradara.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem ekonomi kreatif lokal di tengah momentum perilisan film.
Ghost in the Cell sendiri merupakan film bergenre horor-komedi satir dengan latar belakang sebuah institusi pemasyarakatan di Indonesia.
Baca Juga: Kisah Makam Tala di Dhi Qar Simbol Toleransi Warga Lokal Irak Terhadap Warga Asing
Ceritanya menyoroti isu ketimpangan dan perebutan kekuasaan antara narapidana dan petugas, yang kemudian berkembang menjadi konflik supranatural, film ini dijadwalkan mulai tayang di bioskop pada Kamis, 16 April 2026.
Produksi ini melibatkan jajaran aktor ternama dari berbagai negara, termasuk Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, Morgan Oey, Tora Sudiro, dan Rio Dewanto, selain aktor lokal film ini juga diperkuat oleh pemeran asal Malaysia seperti Bront Palarae dan Ho Yuhang. (*)
Artikel Terkait
Menghidupkan Suasana dengan Musik: 10 Rekomendasi Film Musikal yang Tak Boleh Dilewatkan
Bangkitkan Semangat Lewat Layar Lebar: Daftar Film Motivasi Terbaik 2026
Reza Arap Debut Sutradara Lewat Film Harusnya Horror, Jadi Karya Terakhir Lula Lahfah
Reza Rahadian dan Dian Sastro Dikabarkan Pimpin Proyek Film Adaptasi K-Drama Descendants of the Sun
The Elite Showcase 2026 Hadirkan Sung Kang di Jakarta, Jadi Ajang Temu Penggemar Otomotif dan Film