iBenews.id - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan meningkatkan status kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau ekstrem tahun 2026.
Langkah ini diambil berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait potensi penguatan fenomena El Nino.
Fenomena tersebut diperkirakan dapat memicu kemarau panjang yang berdampak pada meningkatnya risiko kebakaran dan krisis air bersih di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Susah Tidur Karena Cemas? Ini 3 Cara Ampuh Berhenti Berfikir Berlebihan untuk Hidup Lebih Tenang
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadli Wellang, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengaktifkan tujuh posko siaga di berbagai titik strategis.
Posko tersebut terdiri dari satu posko induk di Jalan Ratulangi dan enam posko pendukung di kawasan Akarena, Ujung Tanah, KIMA, Tamalanrea, Todopuli, dan Manggala.
Menurutnya, pengaktifan posko dilakukan untuk memastikan respons cepat dan terkoordinasi terhadap potensi kejadian darurat selama musim kemarau.
Baca Juga: Zendaya Tampil dengan Gaun Berpasir saat Promosi Dune: Part Three di CinemaCon 2026
Fokus utama penanganan meliputi potensi kebakaran serta dampak kekeringan yang dapat memengaruhi ketersediaan air bersih.
Selain penanganan kebakaran, Damkarmat Makassar juga akan mendukung distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak.
Upaya tersebut dilakukan dengan membantu layanan Perusahaan Daerah Air Minum melalui armada yang dimiliki.
Baca Juga: Ekonomi Global Tidak Menentu, Sektor Bisnis Jepang Desak Bank Sentral Tahan Suku Bunga
Sebagian armada tetap disiagakan untuk penanganan kebakaran guna menjaga kesiapan operasional.
Saat ini, Damkarmat Makassar memiliki sekitar 60 unit armada yang tersebar di berbagai posko.
Artikel Terkait
Viral! Takut Disunat, Remaja di Tambun Selatan Akhirnya Luluh Setelah Dibujuk Tim Damkar Bekasi
Viral Momen Kocak di CFD: Seorang Ibu Panggil Petugas Damkar Demi Keinginan Sang Buah Hati
Heboh di Kebun Tebu, Damkar Amankan Ular Python 3,5 Meter di Desa Jambu Trenggalek
Sukses Evakuasi Sarang Tawon Berbahaya di Blitar, Damkar Gerak Cepat Malam Hari
Damkar Bekasi Kerahkan 100 Personel Padamkan Kebakaran SPBE, Tangki Elpiji 50.000 Kg Berhasil Diamankan