Tuai Kontroversi, Gajah yang Dicat Merah Muda untuk Konten Influencer Dilaporkan Mati

Photo Author
Siti Nurjanah, Ibenews
- Senin, 6 April 2026 | 09:10 WIB

Kematian seekor gajah bernama Chanchal di Jaipur, India, menjadi sorotan publik setelah sebelumnya terlibat dalam sesi pemotretan viral dengan tubuh dicat merah muda. (Instagram/@julia.buruleva)
Kematian seekor gajah bernama Chanchal di Jaipur, India, menjadi sorotan publik setelah sebelumnya terlibat dalam sesi pemotretan viral dengan tubuh dicat merah muda. (Instagram/@julia.buruleva)

iBenews.id - Seekor gajah bernama Chanchal dilaporkan mati di Jaipur, India, beberapa bulan setelah keterlibatannya dalam sesi pemotretan yang viral di media sosial, kasus ini memicu gelombang kecaman dari berbagai organisasi perlindungan satwa internasional dan lokal.

Chanchal sebelumnya menjadi objek pemotretan oleh influencer asal Rusia, Yulia Buruleva, dalam kegiatan tersebut, seluruh tubuh gajah dicat dengan warna merah muda mencolok demi kepentingan estetika visual.

Organisasi pelindung hak hewan, termasuk PETA India, memberikan kecaman keras terhadap praktik tersebut, mereka menekankan bahwa penggunaan bahan kimia pada kulit hewan untuk kepentingan konten merupakan bentuk eksploitasi yang dapat membahayakan kesehatan satwa.

Baca Juga: Aksi Bersih-Bersih Suporter Jepang di Stadion Wembley Kembali Viral

Meski demikian, pihak berwenang setempat menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti medis langsung yang menghubungkan proses pengecatan dengan kematian Chanchal.

Di sisi lain, pejabat perlindungan satwa liar di wilayah tersebut mengonfirmasi bahwa belum ada penyelidikan resmi yang tuntas mengenai penyebab pasti kematian gajah tersebut.

Ketidakpastian ini memicu perdebatan luas di jagat maya, di mana publik mendesak adanya transparansi dan kejelasan prosedur perlindungan satwa dalam industri hiburan dan media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih menjadi topik hangat di kalangan penggiat hak asasi hewan sebagai pengingat akan batasan etika dalam interaksi manusia dengan satwa liar demi kebutuhan konten digital. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mohammad Noviyanto

Sumber: Times of India

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X